Elara anak perempuan haram seorang earl, dia ditawarkan kepada raja alpha yang terkutuk, Cassian, sebagai korban. Perempuan-perempuan yang sebelumnya dihantar telah dibunuh, namun Elara satu-satunya yang mampu menenangkan raja itu, dan perkara ini amat menjengkelkan Malrec, ketua biskop Gereja Suci. Elara terperangkap dalam perebutan kuasa antara istana dan gereja. Seorang pendeta pembidaah purba bernama Melandra yang dikurung di dalam dirinya mula bangkit. Dalam semua konspirasi ini, Elara berjuang untuk terus hidup dan melawan, mencipta sebuah dunia baharu.
Elara bukan sekadar anak perempuan haram seorang earl—dia adalah pusat konflik yang mempertembungkan kuasa istana dan Gereja Suci. Sejak dihantar sebagai Korban Takdir Raja Terkutuk, nasibnya berubah drastik ketika hanya dialah yang mampu menenangkan Cassian, sang raja alpha terkutuk. Keunikan ini bukan anugerah, tetapi awal dari tekanan psikologis dan politik yang semakin menghimpit—terutama dari Malrec, ketua biskop yang melihat Elara sebagai ancaman terhadap otoritas suci.
Di balai istana yang penuh intrik dan ruang-ruang rahasia Gereja Suci, Elara terperangkap dalam perebutan pengaruh antara dua institusi. Namun, yang paling mengejutkan adalah bangkitnya Melandra—pendeta pembidaah purba yang terkurung dalam dirinya. Kehadiran Melandra bukan sekadar plot twist; ia menjadi cermin pertumbuhan Elara: dari objek yang dipertaruhkan menjadi subjek yang sadar akan kekuatan batinnya. Hubungan dengan Cassian pun berevolusi—dari paksaan menjadi keterikatan kompleks yang menguji batas belas kasihan dan kekuasaan.
Setiap langkah Elara adalah penolakan terhadap takdir yang ditetapkan orang lain. Dia tidak hanya bertahan—tetapi berjuang, memilih, dan akhirnya mencipta dunia baharu dari reruntuhan sistem lama. Korban Takdir Raja Terkutuk menggambarkan transformasi heroik yang lahir dari keteguhan hati dan keberanian mengakui suara dalam diri sendiri. Jangan lepaskan setiap babak penuh makna ini—muat turun sekarang melalui FreeDrama App!